LowonganKerja Coffee Shop Tangerang 2 July 2022; Jelaskan Cara Kerja Differential Saat Berjalan Lurus Dan Saat Membelok 2 July 2022; Bpjs Ketenagakerjaan Blora 2 July 2022; Kontrak Kerja Alfamart 2 July 2022; Contoh Map Coklat Lamaran Kerja Contoh conditional sentence type 2 dan faktanya. Nah, tak cukup dong belajar conditional sentences padasaat bergerak lurus maupun pada saat kendaraan membelok ke kiri maupun ke kanan. Adapun alasan dipilihnya diferensial ini adalah sebagai berikut: 1. Masih minimnya pengetahuan mahasiswa tentang sistem diferensial dalam teori maupun praktik D3 otomotif. 2. Untuk mengetahui lebih banyak tentang komponen dan cara kerja sistem Selamakendaraan berjalan lurus, poros roda-roda belakang akan diputar oleh drive pinion melalui ring gear differential case, roda-roda gigi differential pinion Shaft, roda-roda gigi differential pinion,gigi side gear tidak berputar , tetap terbawa kedalam putaran ring gear. dengan demikian putaran pada roda kiri dan kanan sama. Pada saat membelok. CaraKerja Gardan (Differential) Pada Saat Membelok Pada saat kendaraan sedang membelok beban yang ditanggung pada roda bagian dalam adalah lebih besar dari pada beban yang ditanggung roda bagian luar. Apabila kendaraan belok kanan, jarak tempuh roda kiri lebih panjang dibanding jarak tempuh roda kanan, bila dibandingkan kendaraan berjalan lurus. 3 Fungsi final drive. § Membedakan putaran roda kiri dan kanan pada saat kendaraan membelok. § Mereduksi putaran untuk menghasilkan momen yang besar. Merubah arah putaran sebesar 90º terhadap putaran asal. 4) Cara kerja final drive! Pada saat jalan lurus. Pada saat kendaraan jalan lurus pada jalan datar tahanan gelinding (rolling resistance) pada kedua roda penggerak (drive gear) relatif sama. 2 Fungsi differential. * Membedakan putaran roda kiri dan kanan pada saat kendaraan membelok. * Mereduksi putaran untuk menghasilkan momen yang besar. * Merubah arah putaran sebesar 90º terhadap putaran asal. 3) Cara kerja Differential! Pada saat jalan lurus. aslMfpf. Hello sobat semua, ketemu lagi nih sobat dengan penulis yang selalu setia menemani waktu luang anda. Pada pembahasan kali ini kkta kembali mengulas tentang dunia otomotif sobat. Jika berbicara mengenai otomotif pasti yang terbayang dalam benak anda adalah mobil atau motor tentunya ya memang kedua jenis kendaraan ini sangatlah tinggi jam terbangnya dalam membantu kita menjalankan semua kesibukan atau aktivitas kita sehari – hari ya sobat. Dalam pembahasan artikel kali ini, kita akan membahas mengenai fungsi salah satu komponen yang terdapat pada komponen tersebut adalah differential gear yang sama pentingnya dengan komponen mesin mobil. Tentunya bagi sobat yang memiliki kendaraan roda dua atau mobil pastinya sudah tidak asing lagi dengan komponen mobil yang satu ini ya sobat, karena memang komponen ini sangat memberikan pengaruh terhadap performa atau kinerja mobil anda pada kenyataannya, masih sangat banyak loh sobat diantara pengguna mobil yang tidak paham atau tida mengerti apa sebenarnya fungsi differential gear pada kendaraan yang sedang dikendarai atau bagi sobat semua yang ingin mengetahui fungsi dari differential gear tersebut dan ingin menambah wawasan tentang duni otomotif, ada baiknya sobat semua menyimak ulasan berikut ini yuk sobat. Karena seperti kata pepatah mengatakan semakin banyak membaca semakin banyak tau ,oh gear atau biasa disebut dengan komponen gardan mobil, merupakan sebuah komponen yang ada pada setiap mobil yang berfungsi untuk meneruskan tenaga mesin ke poros roda yang sebelumnya melewati transmisi dan propeller shaft. Sedangkan untuk fungsi differential gear secara detail tersebut adalah sebagai berikut 1. Merubah Arah Putaran MesinFungsi differential gear yang pertama ialah melakukan pengubahan terhadap arah putaran pada bagian mesin. Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa posisi mesin pada mobil jenis truk, atau khususnya mobil yang biasanya menggunakan as kopel, memiliki posisi mobil yang memanjang ke arah putaran dari roda jelas tidak searah dengan arah putaran dari roda. Nah sobat differential gear atu gardan inlah yang bekerja untuk membuat arah putaran dari mesin menjadi searah dengan puataran arah roda yang Memperbesar MomenFungsi differential gear yang kedua ialah untuk mengubah ukuran momen menjadi lebih besar dari ukuran semula. Momen adalah tenaga putaran dari sebuah benda yang berputar. Putaran poros engkol memunyai tenaga atau momen. Tenaga dari suatu benda yang berputar dengan cepat adalah kecil, begitupun dengan sebaliknya, tenaga dari suatu benda yang berpuatr dengan lambat adalah yang sudah kita ketahui bersama, bahwa selambat – lambatnya mein berputar pasti memiliki kecepatan minimal 600 rpm. Jika sobat semua belum mengerti akan kalimat ini, maksudnya adalah dalam satu menit poros engkol berputar 600 pada kecepatan tinggi, memiliki kecepatan hingga rpm atau sama dengan dua klai lipatnya. Degan kata lain, berarti poros engkol berputar kali di dalam satu menit. Agar tenaga dari poros engkol ini menjadi besar, maka kecepatan putaran dari poros engkol ini haruslah sobat semua, anda tau komponen apa yang bertugas utnuk memperkecil atau memperlambat engkol ini? Iya , tidak lain dan tidak bukan adalah differentil gear atau gardan kendaraan anda sobat. Gardan memperlambat kecepatan putaran dari poros engkol tersebut, sehingga tenaga putar yang dihasilkan atau momen yang dihasilkan menjadi lebih besar dan mobil dapat bergerak dan berjalan. Ternyata besar juga ya sobat fungsi garden ini terhadap kendaraan yang sedang kita Membedakan Putaran Roda Kiri dan Roda Kanan Seakan Saat MembelokPada saat mobil anda akan belok ke kiri atau kanan, putaran roda bagian dalam cenderung lebih lambat dari pada putaran roda bagian luar. Hal ini dimaksdukan agar mobil dapat membelok dengan baik dan tidak terjadi slip. Jika kedua roda baik roda yang kiri atau roda yang kanan selalu sama, maka mobil anda tidak akan bisa membelok. Nah sobat disinilah peranan gardan membuat putaran roda kanan dan roda kiri menjadi tidak sama, sehingga mobil ynag anda kemudikan dapat membelok dengan Gardan Mengubah Arah Putar Sebesar 90 DerajatFungsi differential gear yang terakhir ialah membantu bagian gardan untuk mengubah arah putar 90 derajat. Dengan adanya gardan pada kendaraan anda, maka tenaga putar yang memang semula lurus, dari mesin transmisi – kopling akan diubah menjadi sebesar 90 derajat sehingga dapat memutar poros roda penggerak. Untuk itu cara menyetel gardan mobil wajib diketahui agar mempermudah proses sobat bisa anda bayangkan kan jika tidak adanya differential gear atau gardan ini, mungkin mobil yang anda kendarai jalannya atau arahnya tidak akan lagi ke depan ataupun kebelakang ya sobat, melainkan akan menyaping ke kanan aatu ke kiri seperti layaknya cara jalan kepiting ya sobat, hanya sebagai tambahan informasi aja, adapun cara kerja gardan adalah sebagai Mobil Sedang Berjalan LurusSaat mobil berjalan pada kondisi lurus, maka tenaga putar dari propeller shaft masuk ke pinion gear. Dari drive pinion gear dihubungkan ke ring gear yang memiliki jumlah mata gigi lebih banyak, sehingga RPM ring gear lebih rendah dari RPM drive pinion gear tetapi torsinya kan ring gear, putaran kemudian akan diteruskan ke differential case. Hal tersebut dikarenakan differential case terpaut dengan ring gear. Sementara itu differential case merupakan rangka dari rangkaian pinion dan side Mobil Sedang Berjalan BelokSaat kendaraan belok, misalnya saja ke kiri, maka roda bagian kiri yang terletak pada sisi dalam akan mendapatkan tahanan putar dari roda depan yang berubah arah. Hal itu menyebabkan perbedaan berat antara side gear A dan side gear B, atau side gear bagian roda kiri akan leih berat dari side gear roda bagian kanan, sehingga pinion gear akan yang disebabkan perbedaan berat side gear in menyebabkan side gear bagian kanan akan berputar lebih cepat, sehingga putaran roda kanan dan kiripun akan berbeda. Saat proses membelokkan ini terjadi, ternyata tidak sedikit pengemudi yang bertanya – tanya mengenai penyebab mobil bunyi saat belok, karena hal ini memang sering sobat semua, itulah beberapa fungsi differential gear yang penulis dapat abgikan buat sobat semua pada kesempatan kali ini. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi sobat semua ya. Terima kasih penulis ucapkan bagi sobat yang sudah membaca artikel ini. Salam otomotif. DIFFERENTIAL 1 Differential terdiri dari 2 bagian besar yaitu * Final gear yang terdiri dari perkaitan antara drive pinion gear dengan ring gear, yang fungsinya untuk memperbesar momen putar dan merubah arah putaran sebesar 90°. * Differential gear yang terdiri dari perkaitan antara roda gigi-roda gigi pinion gear dengan side gear, yang berfungsi untuk membedakan putaran roda kiri dan kanan saat kendaraan membelok. 2 Fungsi differential. * Membedakan putaran roda kiri dan kanan pada saat kendaraan membelok. * Mereduksi putaran untuk menghasilkan momen yang besar. * Merubah arah putaran sebesar 90º terhadap putaran asal. 3 Cara kerja Differential! Pada saat jalan lurus. Selama kendaraan berjalan lurus, poros roda-roda belakang akan diputar oleh drive pinion melalui ring gear differential case, roda-roda gigi differential pinion Shaft, roda-roda gigi differential pinion,gigi side gear tidak berputar , tetap terbawa kedalam putaran ring gear. dengan demikian putaran pada roda kiri dan kanan sama. Pada saat membelok. Pada saat kendaraan membelok ke kiri tahanan roda kiri lebih besar dari pada roda kanan. Apabila differensial case berputar bersama ring gear maka pinion akan berputar pada porosnya dan juga pergerak mengelilingi side gear sebelah kiri, sehingga putaran side gear sebelah kanan bertambah, yang mana jumlah putaran side gear satunya adalah 2 kali putaran ring gear. Hal ini dapat dikatakan bahwa putaran rata-rata kedua roda gigi adalah sebanding dengan putaran ring gear. 4 Yang dimaksud dengan Backlash adalah kekocakan atau kerenggangan atau jarak bebas perkaitan antara 2 roda gigi. Pada differensial, backlash diukur atau diperiksa pada pada perkaitan antara ring gear dengan drive pinion gear, antara side gear dengan pinion gear. Pre load atau beban mula, yaitu beban awal yang ditanggung oleh unit penggerak sebelum menggerakkan unit atau komponen lain. Pada differensial pre load/beban mula diukur atau diperiksa 2 kali yaitu pre load awal dan pre load akhir atau pre load total. Pre load awal pada saat drive pinion gear telah terpasang pada differential carrier sedangkan pre load akhir pada saat semua komponen telah terpasang pada differential carrier. Run out atau keolengan yaitu besarnya simpangan pada saat komponen diputar. Pada differensial run out diukur atau diperiksa pada flens penyambung dan pada ring gear. 5Perawatan komponen pada differential 1. Real Axle Housing. Bagian ini dapat dikatakan sebagai tumpuan berat muatan mobil, karena letaknya dibagian roda belakang, khusunya pada mobil muatan atau minibus. Pada mini bus jarang ditemukan bagian ini bengkok, kalaupn terjadi bengkok maka hal itu disebabkan oleh tabrakan. Pada truk sering ditemukan bagian ini bengkak. Hal ini disebabkan oleh muatan yang melebihi kapasitan. Bengkoknya bagian ini akan merusak as roda bahkan berusak pula gigi gardan. Untuk menghindari hal ini maka dalam memberikan muatan pada mobil harus memperhatikan kondisi per balakang. Kalau per sampai menyentuh menyentuh differential housing, resiko bengkok sangat besar. 2. Gasket. Sebagai bagian untuk menghambat kebocoran oli gardan bagian ini juga penting. Kalau bocor akan mengakibatkan pelumasan pada gigi gardan tidak sempurna yang buntutnya kerusakan pada gigi gardan. Gunakan gasket standard atau kertas gambar, jangan menggunakan karton tebal. 3. Differntial Carrier. Gigi differential dipasangkan pada bagian ini. Untuk penyetelan ulang atau penggantian gigi baru bagian ini dilepaskan dari differential housing. Setelah dibersihkan dari sisa-sisa oli lalu dipasangkan pada tanggem. Untuk membongkar dan menyetel bagian ini perlu petunjuk khusus. 4. Bagian dari differetian carrier ini untuk mengancing salah sisi dari bearing ring gear. Ulir pada bagian ini memudahkan mintir menyetel bidang singgung dengan drive pinion. Hasil penyetelan dari bagian ini tidak bisa langsung jadi karena kalau tampak bidang yang bersinggungan tidak baik maka penyetelan harus diulangi dari pertama lagi yaitu melepaskan drive shaft. Ini hanya sekedar suatu gambaran singkat rumitnya penyetelan differential mobil. 5. Differential Ring Gear and Drive Pinion gear Kit. Dinamakan kit karena untuk memperbaiki differential cukup dengan mengganti bagian-bagian ini. Pada beberapa merk mobil banyak barang tiruan. Harganya selisih jauh. Walaupun tidak semua barang tiruan itu buruk namun Anda perlu berhati- hati untuk membeli kit ini. Repotnya pula umumnya toko tidak mau menerima kembali gigi yang sudah dicoba, walaupun pada penyetelan masih bunyi. Maka lebih baik membeli yang orisinil. Untuk lebih aman lagi, kendaraan Anda bawah ke bengkel dealer karena mereka akan memasangkan yang orisinil dan memberikan jaminan untuk suatu jangka waktu atau kilometer tertentu. Karena harga kit differential itu mahal maka sangat disarankan untuk tidak mudah memutuskan untuk membongkar kalau mendengar suatu gejala bunyi. Untuk memastikan lebih baik Anda mencoba dengan menjalankan mobil pada jalan datar. Pada kecepatan 40 samapi 80 kilometer/jam, perhatikan; kalau gigi gardan rusak maka pada setiap menambah kecepatan ada bunyi dan waktu melepaskan pedal gas model bunyi pertama hilang dan muncul model bunyi kedua. Bunyi juga bisa disebabkan oleh rusaknya bearing roda dan permukaan ban. Bunyi yang ditimbulkan oleh kedua bagian ini lain dan sangat jelas pada saat kecepatan 80 sampai 100 km/jam gigi transmisi Anda freekan. Sangatlah penting sebelum membongkar bagian ini, mengadakan penelitian yang saksama. Kurangnya pengalaman bisa mengakibatkan usaha perbaikan tidak menemui hasil yang diinginkan. Maka pemeriksaan penyebab bunyi seperti ban dan bearing roda serta bunyi knalpot perlu diteliti satu persatu. Melanjuti tulisan minggu lalu tentang judul ini maka kita perhatikan kembali urutan gambar minggu lalu. Pengertian Differential - Performa kendaraan tidak hanya dipengaruhi oleh mesin, tetapi sistem powertrain juga menjadi faktor penting yang mempengaruhi performa kendaraan. Tenaga yang dihasilkan mesin akan disalurkan ke roda kendaraan melalui sistem powertrain. Sistem power train terdiri dari cluth, transmission, propeller shaft, differential, dan axle lintasan setiap roda dan titik berat kendaraan saat berbelok akan menyebabkan gesekan yang ditimbulkan pada roda menjadi berbeda satu sama lain. Saat berkendara di medan traksi terkecil seperti pasir, diperlukan rotasi roda yang berbeda agar kendaraan tetap berjalan mulus. Diferensial adalah sistem powertrain, sebagai penerus daya dari propeller shaft ke roda dan membedakan putaran antara roda kiri dan akan meneruskan putaran ke poros axle sesuai dengan beban kendaraan, dan poros axle akan memutar roda sehingga kendaraan dapat melaju. Oleh karena itu, kita dapat mengetahui urutan perpindahan tenaga transmisi tenaga dan putaran dari mesin ke roda agar kendaraan atau mobil dapat melaju. Fungsi utama dari differential adalah untuk membedakan roda kiri dan kanan yang berputar saat mobil sedang berbelok. Dengan begini, mobil bisa berbelok dengan benar tanpa tergelincir atau selip kedua bannya. Ukuran dari sebuah differential menggambarkan dari bobot atau berat kendaraan, namun dalam proses pembagian putaran side gear kiri maupun side gear kanan keduanya memiliki kemampuan yang Differential DiferensialDifferential terdiri dari beberapa komponen berikut ini pinion penggerak drive pinion, poros pinion differential pinion shaft, roda gigi cincin ring gear atau differential carrier, bantalan-bantalan, mur penyetel bantalan, perapat oli oil seal, dan poros roda belakang axel shaft.Komponen utama differential antara lain sebagai berikutDua roda gigi samping side gear masing-masing pada ujung bagian dalam poros belakang. Dua roda gigi pinion pinion gear yang dipasang berkaitan dengan roda gigi samping. Roda gigi pinion drive pinion gear berfungsi sebagai roda gigi gigi ring ring gear dengan drive Roda Gigi DiferensialMerupakan pemindah tenaga mesin melalui poros propeller yang diteruskan ke roda belakang melalui gigi differential dan poros axel. Differential mempunyai tiga fungsi sebagai berikut Untuk mengurangi putaran, mengurangi putaran poros propeller sebanyak yang diperlukan oleh roda. Pengurangan tersebut terdapat pada gigi ring gear. Untuk merubah arah tenaga, dengan menggunakan gigi pinion penggerak dan gigi ring gear akan merubah arah tenaga 90 derajat memindahkan tenaga tersebut ke poros roda belakang. Untuk membagi tenaga, bila kendaraan berubah haluan akan membuat roda belakang bagian dalam berputar lebih lambat dari pada roda belakang bagian luar, sehingga tidak terjadi slip. Cara kerja ini dilakukan oleh gigi differential yang terdiri dari gigi samping side gear dan gigi pinion pinion gear.Prinsip Dasar Diferensial Prinsip dasar diferensial dijelaskan sebagai pinion dan dua rak. Posisi rak dapat digeser ke arah vertikal, selama berat rak dan tahanan gesernya bersamaan. Roda gigi pinion terletak di antara dua rak, roda gigi pinion dihubungkan oleh braket, dan roda gigi pinion juga dapat digerakkan oleh beban W yang sama ditempatkan pada rack dan alat penyangga shakle ditarik ke atas, kedua rack akan terangkat pada jarak yang sama, sehingga pinion tidak akan berubah dan tetap tidak berubah. Seperti yang ditunjukkan pada Gambar b, ketika beban yang lebih besar diberikan pada rak kiri dan penyangga shakle ditarik, maka pinion gear akan berputar sepanjang gigi rack yang menahan beban yang lebih besar, hal ini disebabkan perbedaan tahanan yang diberikan pada pinion. Oleh karena itu, beban yang diangkat lebih kecil. Jarak pengangkatan rack sebanding dengan jumlah putaran pinion, dengan kata lain rak akan lebih tahan dan tidak bergerak, dan hambatan akan berkurang. Prinsip ini digunakan dalam perencanaan roda gigi Kerja DiferensialRotasi poros engkol mesin yang ditransmisikan oleh poros transmisi melalui poros transmisi akan berkurang sesuai dengan daya yang ditransmisikan oleh transmisi pinion ke roda gigi ring, jika tidak torsi akan meningkat dan arah transmisi akan berubah ke arah semula. Pada differential case terdapat dua buah side gear, sehingga bila differential case berputar, maka poros pinion pinion shaft ikut berputar yang menyebabkan roda gigi sisi side gear juga berputar. Side gear dihubungkan ke poros roda belakang dan memindahkan tenaga putar ke roda. Putaran poros roda menjadi lebih rendah karena tenaga putar pada propeller shaft telah direduksi oleh drive pinion yang berkaitan dengan ring gear yang kontruksi giginya lebih Kerja DiferensialPutaran poros engkol dari mesin melalui transmisi oleh propeller shaft diperkecil sesuai tenaga yang diteruskan oleh drive pinion ke ring gear, sebaliknya momennya bertambah maka arah transmisi berubah terhadap arah semula. Pada dalam differential case atau wadah diferensial memiliki dua roda gigi pinion pinion gear dan side gear, sehingga bila differential case berputar maka poros pinion pinion shaft ikut berputar yang menyebabkan side gear juga akan ikut berputar. Side gear dihubungkan dengan poros roda belakang kemudian memindahkan tenaga putar ke roda. Putaran pada poros menjadi rendah karena tenaga putar pada propeller shaft telah direduksi oleh drive pinion yang berkaitan dengan gigi ring gear yang konstruksinya lebih banyak. Sedangkan cara kerja differential dapat dibagi menjadi 2 yaitu1. Cara Kerja Differential pada saat berjalan lurus Saat kendaraan melaju dalam garis lurus di jalan datar, tekanan pada kedua roda saat mengemudikan roda hampir sama. Pada kedua side gear berputar sebanding dengan putaran differential pinion dan semua komponen berputar dalam satu unit. Apabila tekanan kedua roda belakang sama differential pinion tidak berputar sendiri tetapi berputar bersama ring gear, differential case, poros pinion. Dengan demikian differential pinion hanya berfungsi sebagai penghubung antara side gear kiri dan kanan, sehingga side gear berputar dalam satu unit dengan putaran differential pinion yang menyebabkan kedua poros roda berputar pada kecepatan yang Cara kerja differential saat berbelok Pada saat kendaraan sedang membelok beban yang ditanggung pada roda bagian dalam adalah lebih besar dari pada beban yang ditanggung roda bagian luar. Apabila kendaraan belok kanan, jarak tempuh roda kiri lebih panjang dibanding jarak tempuh roda kanan, bila dibandingkan kendaraan berjalan lurus. Pada saat kendaraan belok kanan side gear bagian kanan tertahan, differential pinion berputar masing-masing porosnya dan bergerak mengelilingi axel shaft, akibatnya putaran side gear kiri bertambah apabila kendaraan berbelok ke kiri, jarak tempuh roda kanan lebih jauh dengan jarak tempuh roda kiri bila dibandingkan pada saat kendaraan berjalan lurus. Pada saat belok kiri, tiap differential pinion berputar melalui masing-masing porosnya serta bergerak mengelilingi axel shaft, akibatnya putaran side gear kanan bertambah pembahasan mengenai diferensial dari pengertian, komponen utama, dan mekanisme kerja dari sistem, semoga dapat bermanfaat dalam mempelajari dunia otomotif. ZAO O`cbnbr Z`s`rtb Dmdme 2. A`gdmblghsms e`rusbebg dmii`r`gtmbc ?. A`ap`robmem dmii`r`gtmbc O`cbnbr O`cbnbr 2. A`gdmblghsms e`rusbebg dmii`r` E`lmbtbg Z`ao`cbnbrbg 2 [`t`cbf dmcbesbgbebgyb prhs`s p`ao`cbnbrbg, dmfbrbpebg smswb dbpbt a`gn`cbsebg iuglsm dbgehgstruesm dmii`r`gtmbc d`glbg obme dbg o`gbr. ?Z`s`rtb dmdme dbpbt a`gn`cbsebg prmgsmp e`rnb dmii`r`gtmbc d`glbg obme dbg o`gbr s`t`cbfdbpbt a`gn`cbsebg iuglsm dbg ehgstruesm dmii`r`gtmbc .;Z`s`rtb dmdme dbpbt a`g`rbpebg kbrb e`rnb dmii`r`gtmbc d`glbg o`gbr s`t`cbf dbpbta`gn`cbsebg a`gn`cbsebg prmgsmp e`rnb dmii`r`gtmbc .4Z`s`rtb dmdme dbpbt a`g`rbpebg kbrb p`rbwbtbg pbdb dmii`r`gtmbc d`glbg obme dbg o`gbr s`subm d`glbg oueu p`tugnue bnbr. Abt`rm2Iuglsm dbg Ehgstruesm Dmii`r`gtmbcoPrbmbg [mglebt Omcb e`gdbrbbg s`dbgl a`ao`che abeb rhdb o`cbebgl s`oblbm rhdb-rhdb p`gll`rbe ugtue irhgt `glmg` r`br drmv` btbu rhdb-rhdb d`pbg ugtue irhgt `glmg`irhgt drmv` a`apugybm putbrbg ybgl o`ro`db bgtbrb rhdb emrm dbg ebgbg. Hc`febr`gb mtu dmlugbebgcbf dmi`r`gsmbc lbrdbg pbdb rhdb p`gll`rbe e`gdbrbbg ugtue a`auglemgebg a`g`rusebg t`gblb putbrbg e`pbdb rhdb p`gll`rbe dbg ugtue a`glmnmgebg rhdb p`gll`rbe ugtue o`rputbr pbdb e`k`pbtbg o`ro`db, ebr`gb bpbomcba`apugybm putbrbg ybgl sbab bebg a`auglemgebg phrhs rhdb o`cbebgl bebg pbtbf dbg nbcbggyb e`gdbrbbg tmdbe obme dms`oboebg sbcbf sbtu obg t`rs`r`t obg emrmdbg ebgbg a`apugybm sudut putbr ybgl o`ro`db. O`lmtu nulb omcb e`gdbrbbg o`rnbcbg pbdb ehgdmsm nbcbg ybgl tmdbe rbtb,s`fmgllb lbyb l`s`egyb tmdbe sbab abeb putbrbg obg bebg a`glbcbam p`ro` Z`ro`dbbg putbrbg rhdb-rhdb mgm dms`oboebg bdbgyb oblmbg dbrm smst`a p`amgdbfdbyb ybgl dms`out d`glbg dmii`r`gtmbc. Dmii`r`gmbc nulb dms`out oblmbg o`cbebgl btbudmsmglebt s`kbrb s`d`rfbgb s`oblbm dmii . Zbdb dmii`r`gtmbc o`cbebgl irhgt `glmg`r`br drmv` t`rdmrm btbs ehtbe suaou o`cbebgl, dmii`r`gtmbc kbrrm`r, fuo o`cbebgl r`br fuo dbg phrhs suaou o` o`cbebgl mgm a`gybgllb s`oblmbg o`sbr o`rbt e`gdbrbbgt`rabsue o`obg. Aha`g a`smg dmt`rmab a`cbcum ehpcmgl, trbgsamsm dbg prhp`cc`r sfbit, a`ap`ro`sbr aha`g pbdb rhdb lmlm t`rbefmr imgbcb l`br dbg a`glmrmaebgaha`g t`lbe curus e` phrhs lbrdbg o`cbebgl. E`gdbrbbg abgbpug a`aoubt subtu putbrbg, rhdb s`o`cbf cubr fbrus a`cbcum nbrbe ybgl c`omf o`sbr dmobgdmgl rhdbs`o`cbf dbcba. Cmfbt Lbaobr 2. Lbaobr 2. Z`ro`dbbg Nbrbe Z`rnbcbgbg Bgtbr _hbdb Z`gll`rbe ]bgl Dm Khgtrhc kIuglsm Dmii`r`gtmbc Dmii`r`gtmbc s`oblbm ehaphg`g utbab pbdb s`oubf e`gdbrbbg a`amcmem o`o`rbpb iuglsm, dmbgtbrbgyb bdbcbf s`oblbm o`rmeut>  Imgbc r`duktmhg ybgl o`rbrtm putbrbg phrhs `glehc s`t`cbf dmruobf hc`f trbgsamsms`cbgnutgyb dmp`re`kmc hc`f imgbc l`brs ugtue a`ap`rhc`f aha`g ybgl o`sbr.?  A`ruobf brbf putbrbg dbrm prhp`cc`r sfbit = h , s`cbgnutgyb putbrbg mgm dmt`rusebge` rhdb-rhdb o`cbebgl a`cbcum r`br bxc` sfbit s`kbrb t`rpmsbf  A`ao`dbebg putbrbg bgtbrb rhdb emrm dbg rhdb ebgbg pbdb sbbt e`gdbrbbga`ao`che dbg o`rbdb pbdb nbcbg ybgl tmdbe rbtb, s`ebcmlus a`gk`lbf phrhsrhdb-rhdb p`gll`rbe pbtbf ybgl dms`oboebg hc`f putbrbg ybgl sbab bgtbrb rhdbemrm dbg rhdb ebgbg. dEhgstruesm dmii`r`gtmbc Dmii`r`gtmbc mgm t`roblm a`gnbdm dub oblmbg utbab >  Imgbc l`br Imgbc l`br ybmtu p`rebmtbg lmlm-lmlm p`gll`rbe drmv` pmgmhg l`br d`glbglmlm ybgl dml`rbeebg rmgl l`br . Aha`g ybgl dmfbsmcebg hc`f trbgsamsm tmdbe kueup ugtue a`gll`rbeebg e`gdbrbbg pbdb sbbt t`rt`gtu, hc`f ebr`gb mtu imgbcl`br a`aobgtu a`gbaobf aha`g. D`glbg o`rtbaobfgyb aha`g abeb putbrbg phrhs rhdb o`cbebgl bebg o`reurbgl, s`ebcmlus o`riuglsm ugtue a`glurbglm putbrbg rhdb o` ?. Hiis`t Bgtbrb _mgl L`br D`glbg Zmgmhg L`br Zbdb uauagyb o`o`rbpb pbormebg ahomc, a`gllugbebg imgbc l`br tmp` fyphmd o`v`c l`br , pbdb tmp` mgm t`rdbpbt hiis`t bgtbrb rmgl l`br ybgl o`rfuouglbgd`glbg pmgmhg l`br, nbdm pmgmhg l`br dbg rmgl l`br tmdbe s`lbrms, phrhs pmgmhg o`rbdb dm obwbf phrhs rmgl l`br. [`p`rtm ybgl t`rcmfbt pbdb lbaobr ?.  Dmii`r`gtmbc l`br ; Uploaded byfrom yutub 0% found this document useful 0 votes47 views3 pagesCopyright© © All Rights ReservedShare this documentDid you find this document useful?Is this content inappropriate?Report this Document0% found this document useful 0 votes47 views3 pagesDifferentialUploaded byfrom yutub Full descriptionJump to Page You are on page 1of 3Search inside document Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.

jelaskan cara kerja differential saat berjalan lurus dan saat membelok